Menu


Pengamat Sebut Megawati Dikepung Agar Segera Umumkan Ganjar Pranowo Sebagai Capres

Pengamat Sebut Megawati Dikepung Agar Segera Umumkan Ganjar Pranowo Sebagai Capres

Kredit Foto: RMOL Bengkulu

Konten Jatim, Jakarta -

Pengamat politik Hendri Satrio menyebut, Megawati Soekarnoputri tengah dikepung dari berbagai sisi agar mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dari  PDIP di Pemilu 2024. 

"Seolah-olah Megawati dikepung dari berbagai sisi untuk segera mengumumkan Ganjar Pranowo," kata Hendri Satrio yang juga pendiri Lembaga Survei Kedai Kopi dalam diskusi "Kemana Mega Berlabuh" di Jakarta, Kamis.

Baca Juga: Rocky Gerung: Kesiapan Gibran di Pilgub Jadi Umpan Ketegangan Megawati-Jokowi

Menurut dia, hal itulah yang terlihat belakangan ini dalam penentuan calon presiden yang akan diusung PDI Perjuangan pada Pemilu 2024.

"Tiba-tiba muncul sosok Ganjar Pranowo, seperti muncul dari kekuatan luar partai politik, munculnya slogan-slogan mengancam PDI Perjuangan 'ora Ganjar ora' atau seperti yang saya katakan tadi dikepung Megawati Soekarnoputri seolah-olah harus Ganjar Pranowo," kata dia.

Menurut Hendri ada yang mengatakan penentuan calon presiden dengan elektabilitas tinggi seperti elektabilitas Ganjar Pranowo saat ini akan memberikan efek ekor jas terhadap suara yang diraup partai. Namun, lanjut dia hal tersebut ternyata tidak terjadi jika melihat hasil Pemilu 2014 dan 2019.

"Apakah betul Ganjar Pranowo akan menyumbangkan cocktail effect yang besar kepada PDIP. Jokowi saja dengan Jokowi efeknya 2014 hanya menyumbangkan 4,6 persen untuk PDIP Perjuangan," kata dia

Bahkan, lanjut Hendri, pada Pemilu 2019 kepuasan publik 60 sampai 70 persen terhadap Presiden Jokowi dan saat itu hanya menyumbang 0,38 persen untuk PDI Perjuangan.

Baca Juga: Ditanya soal Kemungkinan Ganjar Pranowo Jadi Cawapres, Prabowo: Harus Berunding dengan PKB

Menurut dia, Megawati Soekarnoputri menentukan calon presiden yang akan diusung PDIP bukan hanya berdasarkan elektabilitas semata, tapi lebih berdasarkan penilaian ideologi yang dimiliki para kandidat.

"Berdasarkan catatan-catatan demi catatan, biasanya Megawati menentukan berdasarkan ideologi, bagaimana sih calon memiliki ideologi yang mirip dengan perjuangannya PDI Perjuangan," kata Hendri Satrio.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Suara.com.