Menu


Teka-teki yang Belum Dijawab oleh Pihak TNI Seputar Kematian Prada Indra Pasca Penetapan 4 Seniornya Sebagai Tersangka

Teka-teki yang Belum Dijawab oleh Pihak TNI Seputar Kematian Prada Indra Pasca Penetapan 4 Seniornya Sebagai Tersangka

Kredit Foto: Istimewa

Konten Jatim, Surabaya -

Teka teki di balik kasus kematian tak wajar Prada Indra Wijaya belum sepenuhnya dijawab oleh pihak TNI Angkatan Udara (AU). Kali ini muncul rentetan kejadian sementara tewasnya pria asal Banten yang bertugas di Biak, Papua itu.

Menurut kronologi, pada Jumat pekan lalu (18/11) sebelum ditemukan pingsan dan di bawa ke rumah sakit TNI AU, malam harinya Prada Indra bersama para prajurit Tamtama di Koopsud III lainnya bermain futsal.

Keesokan harinya, dokter menyatakan Prada Indra meninggal akibat henti jantung.

Baca Juga: Ngeri! Keluarga Prada Indra Temukan Hal Ini Saat Buka Peti,Satu Keluarga Langsung Histeris

Saat itu, pihak Koopsud III baru mendapat keterangan terbatas soal kematian Prada Indra, sehingga mereka sempat menduga Prada Indra meninggal karena dehidrasi.

Setelah dipastikan meninggal, Komando Operasi Udara (Koopsud) III menginformasikan bahwa Prada Indra meninggal dunia akibat dehidrasi berat setelah bermain futsal dalam durasi lama, yakni dari pukul 20.00 hingga 23.00 WIT.

Siang harinya, Sabtu (19/11), jenazah Prada Indra dipulangkan menggunakan maskapai Lion Air. Proses pemulangan Prada Indra dikawal oleh atasannya langsung, Mayor Tri.

Di hari yang sama, Perwira Tinggi TNI AU Indan Gilang Buldansyah mengatakan, seiring dengan proses pemulangan jenazah, Koopsud III melakukan penyelidikan lebih dalam soal penyebab meninggalnya Prada Indra.

Autopsi jenazah Prada Indra dilakukan di RSUD Tangerang pada Minggu (20/11) pagi. Pihak keluarga dan Mayor Tri turut hadir dalam prosesnya.

Baca Juga: Fix! Prada Indra Tewas Karena Dianiaya Seniornya! BerikutIdentitas 4 Pelakunya

Dalam proses penyelidikan itu, Panglima Koopsud III menugaskan Danpomau dan Asintel. Dari hasil penyelidikan sementara pada hari Minggu, mereka menahan empat orang senior yang diduga terlibat penganiayaan terhadap Prada Indra.

Selanjutnya, keluarga Prada Indra diberi tau soal temuan dugaan kekerasan yang dialaminya pada Senin (21/11). Indan menegaskan, di hari Senin itu proses penyidikan terhadap empat senior Prada Indra masih berlangsung.

Setelah melakukan penyelidikan secara mendalam, empat orang senior Prada Indra ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (23/11/2022). Keempatnya yaitu Prada SL, Prada MS, Pratu DD, dan Pratu BG, dijerat dengan pasal pembunuhan.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024