Menu


Kawah Ijen Populer karena 'Blue Fire'-nya, Begini Rute Mendakinya!

Kawah Ijen Populer karena 'Blue Fire'-nya, Begini Rute Mendakinya!

Kredit Foto: Instagram/????? ?????

1 km terakhir bisa dibilang relatif landai, sekaligus pendaki akan disuguhkan pemandangan deretan pegunungan yang sangat indah. Kita harus melintasi medan berbatu sejauh 800 meter untuk turun menuju kawah.

Kondisinya sendiri lumayan terjal dengan kemiringan hingga 45 derajat.

Profil Kawah Ijen

Namun, apakah Anda sudah mengenal Kawah Ijen itu sendiri? Kawah Ijen ialah sebuah danau yang sifatnya asam dan terletak di puncak Gunung Ijen. Kedalamannya mencapai 200 meter dan luas kawahnya mencapai 5.466 hektar.

Baca Juga: Berkenalan dengan Simpang Lima Gumul Kediri, Monumen yang Mirip Arc de Triomphe Paris

Bahkan, danau Kawah Ijen ini dikenal sebagai danau air asam kuat terbesar di dunia, menurut Ransel Wisata. 

Adapun fenomena blue fire alias api biru yang ramai digembar-gemborkan karena pesonanya hanya bisa terjadi di dua tempat di dunia, yakni Etiopia (Gunung Dallol) dan Ijen. Apalagi, fenomena ini juga hanya bisa dilihat mata manusia saat tak ada cahaya.

Tak heran jika waktu ideal melihatnya ialah pukul 2 hingga 4 dini hari karena pendakian gunungnya pun baru dibuka pada pukul 02:00.

Baca Juga: 11 Ribu Orang ke Bromo Selama Nataru, Sudah Coba ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru?

Kawah Ijen juga menunjukkan fitur vulkanik yang umum di Indonesia, yang diameternya sekitar 1 km dan kedalamannya sekitar 165 meter. Lantainya tertutup seluruhnya oleh danau yang hangat dan berwarna hijau-biru susu.

Khazanah Islam: Masuk Daftar Nominator Warisan Budaya Tak Benda, Reog Ponorogo Segera Diakui UNESCO

Tampilkan Semua Halaman