Menu


Pertanyakan Mangkraknya Sodetan Ciliwung, Pegiat Medsos: Apa Anies Tahu Cara Tangani Banjir?

Pertanyakan Mangkraknya Sodetan Ciliwung, Pegiat Medsos: Apa Anies Tahu Cara Tangani Banjir?

Kredit Foto: Tangkapan layar dari YouTube Cokro TV

Konten Jatim, Tokoh Politik -

Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mendapat pujian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal tersebut dikarenakan Heru berhasil melanjutkan proyek Sodetan Ciliwung yang mangkrak selama enam tahun. 

Waktu enam tahun tersebut tepatnya ketika Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Lantas, hal tersebut menimbulkan pertanyaan mengapa dalam waktu selama itu Anies tidak mampu menjalankan proyek tersebut. 

Baca Juga: Bukan Sengaja Diabaikan, Ternyata Ini Alasan Proyek Sodetan Ciliwung Mangkrak 6 Tahun

Pegiat media sosial Ade Armando menyoroti masalah ini. Lewat video yang diunggah di kanal YouTube Cokro TV, Ade mengungkapkan bahwa mangkraknya proyek tersebut bukti bahwa Anies tidak bisa bekerja. 

"Anies tidak bisa kerja, tidak memiliki kesanggupan memimpin dan miskin kemampuan manajemen. Pembangunan Jakarta berhenti saat dia memimpin selama lima tahun. Ini secara jelas terungkap dalam kasus proyek Sodetan Ciliwung," ujar Ade Armando. 

Mangkraknya proyek Sodetan Ciliwung diketahui karena sulitnya pembebasan lahan. Namun Ade membandingkan, Pj Gubernur berhasil menyelsaikan masalah pembebasan lahan hanya dalam hitungan bulan.

"Jadi persoalannya adalah apakah Anies tahu apa yang harus dikerjakan untuk menangani banjir? Apakah dia sanggup menjalankannya? Apakah dia mau melakukannya?" kata Ade. 

Sodetan Ciliwung dibangun untuk memecah Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur agar tidak lagi terjadi banjir. Proyek ini dimulai dari titik area masuknya air yang ada di Sungai Ciliwung, yaitu kawasan Bidara Cina, Jakarta Timur. Sementara air akan keluar di Kanal Bnajir Timur kawasan Kebon Nanas, Jakarta Timur. 

Khazanah Islam: Apakah Boleh Memakan Hadyu Setelah Dikurbankan? Ini Penjelasannya